Dimulakan dengan

Dimulakan dengan

Saturday, 22 August 2009

MEREKAbegitu.KITAbagaimana?

Bimsmillahirrahmanirrahim.

Dari infopalestina.com/ms

SEKADAR peringatan, kadang2 kita terlalu berseronok dengan apa yang kita punya; kekayaan, kesihatan, ilmu, kasih sayang, bahkan apa saja.

Tapi, semua tu Allah boleh TARIK bila-bila saja. Bahkan UMUR kita pun panjangnya sampai bila.

Mereka, dibunuh. Kita, terpelihara.
Syukuri ALLAH, doakan mereka.

---------

Pencurian Organ Tubuh Anak Palestina, Swedia dan Israel
[ 22/08/2009 - 04:35 ]
Salah satu laporan harian Swedia (Sweden)


Al-Quds – Infopalestina: Swedia dan Israel hari ini bersitegang (tidak mahu mengaku kalah, berkeras) menyusul terbitnya laporan beberapa hari lalu oleh sebuah Koran Swedia yang menuding Israel mencuri organ tubuh bocah-bocah Palestina yang menjadi korban kekerasan sebelum diserahkan kepada keluarga mereka. Tindakan Israel ini merupakan bentuk kejahatan perang dalam hukum internasional.

Ketegarangan ini memuncak setelah pemerintah Swedia pada Jumat kemarin (21/8) menampik permintaan mereka kepada Israel soal laporan itu. Swedia menegaskan bahwa Dubesnya di Israel meminta maaf secara spontan dan bukan resmi pemerintah.

Menhan Israel Ehud Barack menegaskan bahwa pemerintah Israel sedang mempelajari kemungkinan mengajukan wartawan Swedia yang mengungkap tindakan serdadu Israel menjual organ tubuh korban warga Palestina setelah dibunuh.

Harian Israel Haaretz menegaskan edisi kemarin bahwa Barack telah melayangkan surat kepada Deplu Swedia menggugat laporan harian mereka. “Apa yang ada dalam harian Swedia adalah makar jahat yang tidak memiliki tempat di miliu demokrasi” tegas Barak dalam surat itu.

(Padahal, Barack dah tahu yang sebenarnya!)

Surat Barack itu menyulut murka di kalangan Swedia. Pemerintah Swedia menolak tuntutan Israel yang mengecam isi laporan itu sebab mereka tidak ikut dalam penyebaran informasi itu.

Menlu Israel Avigdor Liberman menyerang sikap Deplu Swedia soal laporan itu. Liberman melayangkan surat kepada Menlu Swedia dan mengecamnya dan meminta agar tidak membela harian Swedia itu. Menurut Liberman bahwa sikap Swedia ini mengingatkan sikap mereka terhadap Holocoust Yahudi dimana Swedia tidak melakukan intervensi menghentikan aksi itu.

Laporan Petir Menyambar Israel

Koran Aftonbladet asal yang paling besar tirasnya di Swedia pada edisi Rabu lalu menuding pasukan Israel mengambil organ tubuh korban dari rakyat Palestina setelah mereka dibunuh dan dijual melalui pasar gelap internasional. Hasil penjualan itu kemudian di loundre. Terakhir ditemukan salah satu organ itu di tangan rabi yahudi di Amerika.

Harian menambahkan bahwa pasukan Israel membunuh warga Palestina kemudian diambil organ tubuhnya setelah itu dikembali kepada keluarga mereka. Harian juga menambahkan bahwa pasukan Israel memaksa pemuda Palestina untuk mengambil organ tubuh mereka sebelum akhirnya dibantai. “Kecurigaan-kecurigaan ini harus dibawah ke investigasi internasional dalam kasus kejahatan perang yang dilakukan Israel terhadap Palestina,”

Harian juga menyatakan bahwa beberapa pemuda Palestina diculik dari desa mereka di tengah malam dan dikubur setelah organ tubuhnya diambil.

Salah satunya seorang pemuda Palestina bernama Bilal Ahmad Ranian ditembak Israel di bagian dada, kaki dan perut, kemudian ia dibawah oleh helicopter ke tempat yang tidak diketahui oleh Israel. beberapa hari kemudian jasadnya dikembalikan ke desanya dan sudah dibungkus dengan perban RS.

Sikap harian

Wartawan Swedia Donald Bostrom yang membuat laporan yang dimuat di koran itu mengamati di awal 1990 an sejumlah kecurigaan yang membuatnya resah sebab tidak ada yang menyikapi kasus ini secara serius. Penangkapan rabi Yahudi di Amerika mengingatkan hal itu. Dewan Editor Koran Aftonbladet tetap ingin digelar investigasi internasional.

Dalam konteks yang sama Presiden Federasi yang jurnalis dari Swedia Ojnaita Hotin menegaskan bahwa ada kesulitan-kesulitan besar membahas konflik Palestina – Israel di Swdia karena orang takut dituding “anti Semit” atau rasis, tuturnya.




MEREKA begitu.KITA bagaimana?

ILMU jadi penyuluh jalan~ KITA adalah pembela agama ALLAH dengan jihad ini~
JIHAD ILMU ^_^

1 comment:

+akufobia+ said...

semoga yang terzalimi mendapat pembelaan dari ummah.